BELAJAR, BERJUANG, BERTAQWA

PC IPNU-IPPNU WONOSOBO

IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA - IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA

PC IPNU-IPPNU WONOSOBO

IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA - IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA

DKC CBP-KPP WONOSOBO

CORPS BRIGADE PEMBANGUNAN - KORP PELAJAR PUTRI

PC IPNU-IPPNU WONOSOBO

IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA - IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA

PC IPNU-IPPNU WONOSOBO

IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA - IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA

PC IPNU-IPPNU WONOSOBO

IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA - IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA

PC IPNU-IPPNU WONOSOBO

IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA - IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA

PC IPNU-IPPNU WONOSOBO

IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA - IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA

DKC CBP-KPP WONOSOBO

CORPS BRIGADE PEMBANGUNAN - KORP PELAJAR PUTRI

PC IPNU-IPPNU WONOSOBO

IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA - IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA

Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

Rabu

BIDADARI

BIDADARI

Langit cerah membias cahaya
Diatas debur ombak menari
Kibasan rambutmu terurai
Kala kutatap indah matamu

Walau hadirku untuk semenjak
Kau berikan tembang-tembang
Lagu cinta
Meninggalkan satu kenangan

Terukir dalam dinding hatiku
Taburkan luka lama ini
Dengar sinar emas sang pelangi
Ijinkan diri

Bila mengagumi
Kan kunikmati damai alam surgawi
Bidadari
Kau datang mempesona

Bidadari
Berikan mawar cinta
Bila hadirmu kembali
Nyalakan lilin dijiwaku

Ingin ku raih dirimu
Kubawa pergi keduniaku
Bidadari
Kau datang mempesona

Bidadari
Berikan mawar cinta



(OLEH:ARGA RAMADHAN SETYO NUGROHO)

Selasa

just for you,Mom...


Seperti ulat menggeliat..
Menjadi kepompong  yang  kdang kosong..
Berakhir kupu-kupu,melepas sendu..
Angan’ku.. inginseperti ia..
Meniru sesosok kecil..
Dengan elok sepasang sayapnya..
Terbanglah ia dengan anggun,..

Hmmm...
Kepakan yg lembuuut...
Hinggap ditmpat baik ia,kembang nan wangi..
Menghisap hal baik pula,manisnya madu…

(Thanks Mom,tlh mmbri’q ilmu arti s’ssok kupu2 ini..
bnar2 mncerminkan wanita yg anggun,
mlkukan hal baik, mmkan yg baik, berdiri dtmpat baik pula...
 hingga keindhan benar2 bisa trpancar,)
do’akan q swtu saat nnti mnjdi ibu yg baik untuk ank2’q..
Semoga perjuangan’mu di ridhoi Allah,
tetap dlam Lindungan-Nya...amin..
Love you,Mom . . .

UzLifa AssaLma, Desember 2011

Pewaris darah biru bangsa


“oh duniaku…
Bagaimana punya kabar dirimu? Oh duniaku….
Kau adalah perhiasan bagi para penghunimu yang berfikir.
Tapi mengapa juga dirimu menjadi bumerang bagi para penghunimu yang terjerumus
Akan hiruk-piruk keindahanmu,
Oh duniaku….
Bawa diriku pada sang penciptamu…!

Oh alamku…
Bagaimana keadaanmu saat ini ?
Masih maukah dirimu berteman denganku ?
Ataukah jangan-jangan dirimu masih marah
Pada penghunimu yang semena-mena padamu
Hingga dirimu enggan lagi bersahabat dengan mereka.
Oh alamku…
Maafkanlah aku !

Oh negriku…
Sedang apakah dirimu ?
Masihkah dirimu merintih dalam tangisanmu
Karena sikap generasi penerus bangsa ini ?
Ataukah dirimu hanya acuh pada mereka?
Oh negriku…
Hilangkanlah ke khawatiranmu !
Karena masih banyak pemuda-pemudi
Yang siap menjadi pewaris darah biru bangsa ini

Oh duniaku…
Oh alamku…
Oh negriku…
Tenanglah……..!!!!
Disini kami akan selalu mencintaimu .


“dedi el keylanie”




Dia itu

Tiap kali melihat wajahnya, bibir ini tak bisa menahan tuk tersenyum,
Indah matanya terpancar ketulusan dn cinta yg mendalam akan Tuhanya,
Indah bibirnya mengisyaratkan banyaknya lantunan dhikir dn sholawat yg ia lantunkan,
Manis senyumnya memperlihatkan keramahan dan kebaikan isi hatinya.
Andaikan kata terucap, mungkinlah makna mendalam ada padanya,
Sungguh ia lah perhiasan dunia, wanita idaman setiap pria,
Seorang wanita yg patut di kasih dan di sayang dg penuh cinta,
Bersanding dg seorang yg mencintainya karna Tuhanya.

Tatkala Tuhan mengijinkan, akupun ingin bersanding denganya,
Berbagi kasih sayang dan menjalani hidup bersama,
Bersujud dalam satu sajadah dan menyembah sang Pencipta,
Berdoa bersama untuk anak dan keluarga tercinta.
Tuhan...
Ijinkanlah hambamu ini memakai pakaian yg penuh hiasan itu,
bersujud dan menjalani hidup bersama.

#‎humaira_ku



Haka, Wonosobo 2 Februari 2015

Sudah saja

Sudahlah . . .
kejadian yang lalu biarlah berlalu, jangan kau ungkit-ungkit terus...
sudahlah . . . .
kejadian yang lalu biarlah berlalu, ambil hikmah dan pelajaranya saja....
sudahlah . . . .
berfikir masa depan saja, selalu optimis dan percaya akan kemampuan diri dan kekuatan tuhan....
sudahlah . . . .
seorang yang akan maju adalah dia yang selalu berfikir jauh ke depan,
ibarat seperti kita mengendarai motor atau mobil, selalu memandang kedepan dan hanya sesekali melihat ke belakang,
pun melalui spion..
sudahlah . . . .
kalau melihat ke belakang, lihatlah hal-hal positif saja, sebagai inspirasi dan pelajaran untuk menambah wawasan dan semangat berjuang...
sudahlah . . . .
kehidupan akan selalu hidup dan betgerak, zaman selalu berubah dan alampun selalu mengikutinya.
apakah pola hidup, pola berfikir, pola bergerak tidak akan ikut berubah...???
sudahlah . . . .
akui saja, semua selalu bergerak dan senantiasa berubah dan terus seperti itu hingga kematian datang.
sudahlah . . . .
akui saja, kehidupan itu selalu berputar dan bergerak sesuai rotasinya masing-masing. seperti roda yang berputar.
sudahlah . . .
akui saja, tanpa sebuah roda maka tidak akan ada gerak dan kemajuan
sudahlah . . . .
akui saja, roda selalau berputar, kadang di bawah dan kadang diatas..
tidak mungkin akan selalu di atas saja atau hanya dibawah...
itu bukan roda namanya, itu papan yang datar tak berbentuk
sudahlah . . . .
sudahi saja, hanya berkata-kata dalam status tidak akan ada hasil nyata kecuali sebuh semangat,
inspirasi dan ide kreatif itu yang positif...
sudahlah . . . .
kejadian yang lalu biarlah berlalu, jangan kau ungkit-ungkit terus...

#‎bersama_lelah

Haka, Wonosobo 11 Juli 2014

Terpaksa

Dan ketika ku terbangun, tak sempat ku memikirkanNya
Cuci muka atau sekedar menghirup udara segarpun tidak
Langsung ku bakar rokok dan beranjak mengejar dunia
Ambil kontak lalu ku selah motor bebek yg bobrok

Tuhan, maafkanlah aku tak sempatku teringat padaMu
Sholat ataupun memujamu, ku tak tau lagi bagaimana cara melakukan itu
Ku terbudak akan harta dunia yang fana
Dunia yang memaksaku berbuat dosa dan zina

Andaikan engkau izinkan, ingin ku kembali menghamba padaMu
Akan tetapi raga kotor dan penuh dosa ini sungguh tak layak untuk itu
Kini tiada harapan ku di dunia, harta dan bahagia tlah tiada
Ku tak seperti dulu....

Kini,....
Aku orang tak punya dan hina, yang hanya bisa meminta
Tiada yang jelas dan pasti, hidup ini suduh mati, hampa tak berharga
Tidak lagi berfoya dan wanita, semua lenyap di telan dusta
Tiada lagi surga dunia,
surga yang sesungguhnya tak pantas ku memasukinya

Dengan keterpaksaan dan penuh malu....
Kini Hanya bisa ku pasrah padaMu, hidup, mati dan semuanya....
Maafka aku, ku tak pantas menjadi hambaMu
Hingga saat ini ku teringat padaMu, hanya dengan keterpaksaan saja


Haka, Wonosobo 19 Desember 2014

Wajah itu . . .

Ada apa dengan wajah itu ?
Mengapa selalu membuatku tersenyum dan berbicara sendiri, seakan gila
Ku merasa ada sayap yg menerbangkanku ke bulan, meninggalkan dunia dan kehinaanya
Bukan....
Itu bukan surga, hanya angan dan rasa untuknya
Perasaan itu, entah mengapa ada begitu saja.
Andaikan kata bisa terucap dan ungkapkan rasa itu, tiada cukup waktu untuk mengungkapnya,
Siang dan malam hanya berisi kata serta cerita tentangnya,
Indah matanya, manis senyum bibirnya, lembut tutur katanya, semuanya
Aku pun bertanya2 "untuk siapa Tuhan menciptakan bidadari itu ?
" Mungkinkah seorang miskin dengan seribu tingkah aneh menjadi imamnya..?
Tidak... Tidak mungkin,
Dia di ciptakan untuk seorang yg tampan dan banyak harta.
Tidak mungkin sang miskin yang tak berpendidikan bersanding denganya,
Ahh.... Hanya mimpi belaka,
jika iya
Bangun dan sadar diri, dia tidak akan mau padamu, melihat pun engan untuknya.
Tp mengapa hanya wajah itu yg terbayang di benak ku,
ada apa dengan wajah itu ?

untuk siapa...???


Haka, Wonosobo 4 Februari 2015

Rabu

Pendaki

Pendaki gunung,sahabat alam sejati
jaketmu penuh lambang,lambang kegagahan
mempl0klamirkan dirimu pecinta alam
sementara maknanya belum kau miliki
ketika aku daki dari gunung ke gunung
disana ku temui banyak kejangGalan makna
banyak pepohonan merintih kepedihan
dikuliti pisaumu yang tak pernah diam
batu2 cadas merintih kesakitan
ditikam belatimu yang bermata ayal
hanya untuk mengungumkan pada klayak
bahwa disana ada kibar benderamu
oh alam,korban keangkuhan
ma'afkan mereka yang tak mengerti arti kehidupan



Bayangmu

Bayangmu tak pernah pergi
Bahkan untuk sebentar dirimu tak pernah berajak,..
Merasuki tiap relung hatiku
Membuatku terus melamunkan sosokmu
Pikiranku dipenuhi rautan wajahmu,..
Perlahan memahatkan nya dengan kuat di dalah kalbuku
Membuatku tak dapat melepaskanmu lagi,..
Rindu ini akan selalu milikmu
Mungkin angin tak dapat membawakan rindu ini padamu,..
Tapi aku selalu berdoa kita akan segera bertemu
Agar kutumpahkan rindu ini,.
Dan kugenggam tanganmu selama nya,..
arief syukron (Wonosobo 07 mei 2014)

"Terlintas paras jelita

"Terlintas paras jelita
Senyum indah tersunging manja.,
Membawa pesona
Mengusik naluri nan lara,
Sendiri ku mematung dalam kesunyian
Dikau hadir disela-sela rinduku..,
Bersama desir angin malam
membawa kemesraan.
Syair cinta sayup terdengar menjadi saksi pertemuan waktu itu.
Ditengah taman asmara
Sekilas senyum simpul menghias parasmu,
Tutur katamu mengukir nama didasar hatiku.
Bunga-bunga indah mekar mewangi.,
Kala ku sambut lembut jemari tanganmu
Ku dengar erat didalam pelukku.,
Bahagia damai melambung rasa
Syahdu..,
Syahdu..,
Dan syahdu,
Namun hanya impian belaka."

"eL_Keylanie"
(Wonosobo 19 April 2014)

Kamis

Sepi tlah sempurna

"Sepi tlah sempurna memeluk malam
Detak jarum jam dinding satu per satu tenggelam dengan sendirinya.,
Merdu gema adzan subuh sibakkan hangat selimut
Air mata pun deras saat bersujud.
Dalam temaram cahaya fajar ku terbayang senyum simpulmu..,
Seperti sinar mentari yang tak kenal batas
Seperti salju meredam panas.
Tlah ku persiapkan jiwaku bersama putaran tasbich menggetar ruh
bersama tetes embun yang jatuh pada dahan&rerumputan
Bersama lautan dzikir
Bersama muqarrabin membisik wirid
Bersama arifin sebagai syahid
Dan sayap-sayap jibril menutup langit.
Ku coba melewat hari-hari tanpa dirimu
Menelusuri jalan yang pernah kita lalui
Menemukan jejak langkah
Dan merangkai kembali bunga surgawi"

"eL_Keylanie"
Wonosobo 16 April 2014

AKU DAN HANYA ANGIN



Aku tak tau apa yang ku rasa,
aku tak tau sedang apa akau disini,
rasaku seperti mati rasa dan hilang...
sikapku seperti berlari sendiri...
fikirku buyar,
asal jalan dan keluar akal
aku gelisah dan gundah
aku rasakan ada yang hilang
walau rasaku mati dan hilang
hening.......
berputar sendiri,
kau pergi
tiada kabar kau beri,
sendiri, ku tak tau
teruntuk apa aku selama ini
tanya kabar tiada pasti
malam sepi,
siang pergi,
sendiri.......
satu dua atau tiga hari..
ku lupa,
satu dua tiga hari
ingat kembali..
satu dua tiga, satu dua tiga
tiada seterusnya, berhitung-hitung
tiada untung, tiada henti dan berputar-putar
tiada habis, tak tau mau kemana
tiada yang pasti, hanya menunggu
menunggu hari yang lalu, tak mungkin
menunggu kembali, apa yang akan kembali
tak tau apakah ini nyata atau hanya halusinasi
rasa dari dalam hatikah atau hanya intuisi
atau mungkin ini mimpi....???
aku tak tau apa yang sebenarnya
hanya saja, aku sendiri...
kau pergi entah mengapa
tiada kabar pasti...
aku sendiri menetes air mata di hati
tp aku coba sabar hadapi ini..
puasa dalam rindu dan penantian hati
walau tiada terungkap kata
tapi hati takan bs ingkari
walau ku tau mata ku telah buta
mulut ku bisu dan kaki ini pun lumpuh
tak pernah berani melangkah dan ungkap isi hati
aku hanya menutup sikap dan membuka hati
tak bertemu sikap dan hati ini, tak tau mengapa
ingin ku berlari, tp ku tau kaki ini lumpuh dan tak mampu tuk berlari,
ingin ku teriak, tp mulut ini bisu untuk ungkap rasa dalam hati
aku ini apa ? seperti bukan aku..
aku tak sepertu dulu, dan takakn bs seperti dulu
aku ini seperti angin yang hanya berhembus
tiada tempat tuk bersinggah dan merebah
hanya berlalu meninggalkan kesejukan atau malah bencana
aku pun tak tau,.........kan jadi apa
tanpa kata terucap
aku takan tau angin ini kan memberi apa
kesejukankah ? atau bencana ?
kau yang tau dan rasa...
aku hanya berlalu begitu saja
tak terlihat dan teraba.
hanya terasa.....
maaf . . . . andaikan bisa ku ucap !
tapi aku hanyalah angin yang bisu
aku hanyalah angin yang hanya berlalu
terbang dan mengalir ikuti takdir dan kuasaNya.


HK_ Wonosobo 22 Desember 2013

Minggu

Nyanyian

Seraut wajah cantik
yang kau sembunyikan
dibalik kerudung putih..
Dibalik kerudung wajahmu tersembunyi
kau cantik alami anugrah ilahi..
Tp bukan karena itu aku cinta padamu
juga bukan karena itu aku sayang padamu..
Tiada lelaki yg membantah
kecantikan wajahmu
kelembutan sikapmu
keindahan senyummu
tp yg menyilaukan mata,, sinar keimananmu..
Yang selalu kau pancarkan dalam setiap langkah..
Gadis sepertimu lah yang aku dambakan..



21 Januari 2014
Lentera Hati

Jumat

Dalam jeritanku

Aku dalam jeritan
Jeritan dalam, hati yang kelam
Bulan yang ku nanti tiap malam
Tak pernah menjawab rinduku
Meski aku tahu ia juga ingin katakan itu

Aku masih dalam jeritan
Jeritan hitam, jiwa yang suram
Setahu ku aku hanya mengikuti perasaan
Ia meneriakkan rindunya
Akupun menjerit
Menjerit ketakutan, tak ingin kehilangan
Wajah purnama yang pernah menerangi malamku


(Bersambung lagi...)
Agustus 2009
Arin Arrosyid 'thebrokenwings' 

Selasa

MALAIKAT itu bernama IBU

Suatu hari ada seorang bayi yang akan di lahirkan ke dunia. Sang bayi bertanya kepada Allah Swt,”Para malaikat mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tapi bagaimana cara hidup saya di dunia, saya begitu kecil dan lemah?”

Allah Swt menjawab,”Aku telah memilih 1 malaikat terbaik untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu. “

Sang bayi berkata,”Tapi disni…., di Surga….., yang saya lakukan selalu bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya untuk bisa bahagia.”

Allah Swt menjawab,”malaikatm u akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatan Cintanya dan menjadi lebih bahagia.”

Sang bayi bertanya kembali,”dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku, saya tidak mengerti bahasa mereka, Ya Allah?”

Allah Swt menjawab,”Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar, dan dengan penuh kesabaran serta perhatian dia akan mengajarkan bagaimana kamu berbicara.”

Sang bayi bertanya,”Saya mendengar bahwa di dunia banyak orang jahat, kelak siapa yang akan melindungi saya di sana?”

Allah Swt berkata,”Malaikatmu akan melindungi dirimu, walaupun hal itu dapat mengancam jiwanya.”

Sang bayi menjawab,”Pasti saya akan merasa sedih karena tidak melihat-MU lagi.”

Kemudian Allah Swt berkata lagi,”Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang AKU, dan akan mengajarkan kepadamu bagaimana agar kau bisa kembali kepada-KU, walaupun sesungguhnya AKU selalu berada di sisimu.”

Saat itu tiba-tiba Surga menjadi begitu hening, sehingga suara dari bumi dapat terdengar, dan sang anak bertanya kepada Allah Swt,

“Ya Allah yang selalu mengasihiku…. , jika aku harus berangkat sekarang….bisakah Engkau memberi tahu aku nama malaikatku itu?”

Allah Swt menjawab,”Kamu akan memanggil malaikatmu….IBU….”


Arin Arrosyid 'thebrokenwings' 

Rabu

AKU DAN HANYA ANGIN

Aku tak tau apa yang ku rasa,
aku tak tau sedang apa akau disini,
rasaku seperti mati rasa dan hilang...
sikapku seperti berlari sendiri...
fikirku buyar,
asal jalan dan keluar akal
aku gelisah dan gundah
aku rasakan ada yang hilang
walau rasaku mati dan hilang
hening.......
berputar sendiri,
kau pergi
tiada kabar kau beri,
sendiri, ku tak tau
teruntuk apa aku selama ini
tanya kabar tiada pasti
malam sepi,
siang pergi,
sendiri.......
satu dua atau tiga hari..
ku lupa,
satu dua tiga hari
ingat kembali..
satu dua tiga, satu dua tiga
tiada seterusnya, berhitung-hitung
tiada untung, tiada henti dan berputar-putar
tiada habis, tak tau mau kemana
tiada yang pasti, hanya menunggu
menunggu hari yang lalu, tak mungkin
menunggu kembali, apa yang akan kembali
tak tau apakah ini nyata atau hanya halusinasi
rasa dari dalam hatikah atau hanya intuisi
atau mungkin ini mimpi....???
aku tak tau apa yang sebenarnya
hanya saja, aku sendiri...
kau pergi entah mengapa
tiada kabar pasti...
aku sendiri menetes air mata di hati
tp aku coba sabar hadapi ini..
puasa dalam rindu dan penantian hati
walau tiada terungkap kata
tapi hati takan bs ingkari
walau ku tau mata ku telah buta
mulut ku bisu dan kaki ini pun lumpuh
tak pernah berani melangkah dan ungkap isi hati
aku hanya menutup sikap dan membuka hati
tak bertemu sikap dan hati ini, tak tau mengapa
ingin ku berlari, tp ku tau kaki ini lumpuh dan tak mampu tuk berlari,
ingin ku teriak, tp mulut ini bisu untuk ungkap rasa dalam hati
aku ini apa ? seperti bukan aku..
aku tak sepertu dulu, dan takakn bs seperti dulu
aku ini seperti angin yang hanya berhembus
tiada tempat tuk bersinggah dan merebah
hanya berlalu meninggalkan kesejukan atau malah bencana
aku pun tak tau,.........kan jadi apa
tanpa kata terucap
aku takan tau angin ini kan memberi apa
kesejukankah ? atau bencana ?
kau yang tau dan rasa...
aku hanya berlalu begitu saja
tak terlihat dan teraba.
hanya terasa.....
maaf . . . . andaikan bisa ku ucap !
tapi aku hanyalah angin yang bisu
aku hanyalah angin yang hanya berlalu
terbang dan mengalir ikuti takdir dan kuasaNya.


hakim (Wonosobo 22 Desember 2013)


Sabtu

entah..

Terjatuh ku..
dalam sebuah lubang panjang,
entah itu goa atau jurang
tengelam dalam sungai atau danau

entah..
ku tak tau

ku hanya bisa terdiam, mengangga
tak ada daya dan upaya
memaksa pasrah dan jalani apa adanya
tidak dengan nafkah dan kerja

aku terjebak
merunduk dan merangkak
dg sekerumun orang tertawa terbahak
menunggu giliran tembak

entah..ini apa...???


Karya : Hakim Asnawi (Wonosobo, 02 November 2012)

Jumat

Rindu kami...

alunan nada syahdu teriring untuknya
nada cinta pada kekasihNYA
seorang Revolusioner sejati
senantiasa di junjung dan di kagumi

rindu kami yang abadi
hanya untuknya, habibina

senyum manis bibirnya
riang dan gembira raut wajahnya
lembut tangan dan ajakannya
tiada lagi di dunia, kecuali ada padanya,
Habibina....
Quroti a'yuninaa..

Engkau yang selalu dinanti,
di puja dalam hati
di ikuti dan di kagumi

rindu kami padamu...
cinta kami padamu...
tiada terganti
dan takan berhenti

kami disini ya rasul
bersholawat dan bertawasul
doakan kami ya rasul
untukNya iklas dan tawakal


Karya : Hakim Asnawi

Merancang Indonesia dengan Kecerdasan

Sudah sangat umum didengungkan oleh semua bangsa, bahwa masa depan suatu bangsa bergantung pada kualitas pemuda bangsa tersebut. Baik dan buruknya, maju dan mundurnya bangsa Indonesia harus kita selesaikan bersama.

Laporan kementrian dan kebudayaan  2011 menyebutkan 489.000 anak usia Sekolah dasar(SD) drop Out(DO), 366.000 anak tidak dapat melanjutkan sekolah hingga SMP dengan alasan yang mendalam yaitu mereka tidak memiliki biaya untuk sekolah. Data ini cukup mencengangankan dengan jumlah yang sangat tnggi, oleh sebab itu pemerintah harus memiliki langkah-langkah strategis untuk mengurangi angka Siswa DO.

Jika memang demikian faktanya, apakah kita akan mengandalkan pemerintah dengan segala bentuk formalitas pendidikan yang dibangun? lalu apa peran masyarakat dan pemuda sebagai agen perubaha yang akan memberi warna pada bangsa?

Pendidikan sebagai sebuah solusi perbaikan bangsa, harus dimulai dari peserta didik sebagai objek sekaligus subjek pendidikan. pemuda sebagai tunas bangsa memiliki peranan sangat penting  bagi kemajuan bangsa. Pemuda (pelajar) sebagai estafet kepemimpinan bangsa adalah fakta yang tidak bisa dipungkiri oleh bangsa ini.  Megingat peran dan tanggung jawab yang diemban sebagai agen perubahan.

Bangsa ini akan maju ketika pemuda hari ini bisa memutus rantai kebobrokan para pendahulunya dengan semangat kreatifitas. Karena kualitas pemuda tidak bisa hanya mengandalkan formalitas pendidikan yang disediakan oleh penyelenggara negara, meskipun hal ini juga penting.

Dengan segala potensi yang dimiliki pemuda, sudah sewajarnya jika harapan ini terus muncul di setiap benak jiwa bangsa ini. Eksistensi pemuda sebagai gerak nadi perubahan dituntut untuk selalu berkualita. Kualitas ini tentunya merujuk pada kualitas kecerdasan sebagai manifestasi generasi yang berilmu.

Dengan segala kekuatan dan kelebihan yang ada, kita tidak boleh hanya berdiam diri dalam segala bentuk gegap gembira kenyamanan. Sebagai generasi revolusioner pemuda memiliki kewajiban untuk melakukan hal-hal kecil yang bermanfaat bagi kehidupan bangsa. tentunya kita tidak akan membiarkan ibu pertiwi untuk terus menerus berlinangan air mata.

Kondisi yang kita alami sekarang ini, tidak akan berubah jika dibiarkan saja tanpa ada upaya serius dan sistematis dari senua pihak. Harapanya adalah bangsa ini kedepan akan mencapai cita-cita besarnya, "baldatun thayibah wa robul ghofur'" wa Allahu a'lam bishawab.

jutaan waktu
telah kau korbankan
mta air air matamu
dengan belaian kasih
kau besarkan aku
aku tak tau
harus balas apa
dengan senyummu
aku bahagia
memang berat untuk
tersenyum
dengan derita di dada
hanya satu harapanmu
aku bisa membuatmu
tersenyum
karena tangismu tiap malam
belum juga menyadarkan aku
kau hanya bisa berdo'a
karena ku tahu engkau
tak lagi punya biaya
demi senyum anak bangsa
tapi tunggulah aku
aku ingin kau tersenyum
meski hanya sebentar
anakmu yang dulu nakal
bisa membuat bangsa tersenyum
demi cita-citamu
demi harapanmu
demi terkabulnya do'a-do'amu

sang pemimpi

Oleh : Ubaydillah Faqih (joga, 29 Desember 2011)

kisah sedih ku

Kisah aku

Kisah aku tentang sahabat q yg lahir di negri orang.
Dia hidup dlm klrg yg sangat sederhana.
Stiap kali ibunya harus menyediakan ayam sbg lauk, Ibunya mesti pergi k pasar untk mmbeli ayam. Tp cuma bagian punggungnya saja.
Cm itu yg mampu dia beli.
Akhrnya shbt aq pun tumbuh dewasa dan hny mngetahui kalau ayam itu cuma mmpunyai bagian punggung. Dia tdk prnh tau ada dada paha atau sayap.
Punggung, mjd satu"nya definisi dia mengenai ayam.

Kl aq...
Aq jatuh cinta.
Pd ssorang yg hy sanggup aq gapai sebatas punggungnya saja.
Ssorg yg hy sanggup q nikmati bayangannya tp takkan prnh bs q miliki.
Ssorg yg hadir bagaikn bintang jatuh. Sekelabat kmudian menghilang begitu saja. Tanpa sanggup tangan ini mengejarnya.
Ssorang yg hanya bisa q kirimi isyarat
Sehalus udara, Langit, awan atau hujan.

Tp skrg mnrt q sahabat q adl org yg paling bahagia. Dia bs bgtu menikmati punggung ayam krna cm itu yg ia tau. Sedangkn aq,
Aq justru adl org yg paling brsedih, krna q tau apa yg tdk akn bs q miliki.

Aq sdh tau warna matanya,
Coklat muda.
Dan itu sdh lbh dr cukup.


Karya : Inayah Syarifah ( 19 Agustus 2013 )